E-CONTRACT

Dalam kegiatan bisnis online atau e-commerce seringkali dijumpai adanya kontrak/perjanjian untuk melakukan transaksi jual-beli produk yang ditawarkan melalui website atau situs internet. Kontrak tersebut pada umumnya berbentuk kontrak elektronik (re-contract) yaitu kontrak perjanjian yang dibuat oleh para pihak melalui sistem elektronik, di mana para pihak tidak saling bertemu langsung. Hal ini berbeda dengan kontrak biasa/konvensional di dunia nyata (offline) yang umumnya dibuat di atas kertas dan disepakati oieh para pihak secara Iangsung melalui tatap muka. Kontrak elektronik dibuat melalui sistem elektronik. “Sistem elektronik” adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampiikan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan informasi elektronik. “lnformasi elektronik” adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tuiisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, teiecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

 

Kontrak elektronik, meskipun berbeda bentuk fisik dengan kontrak konvensional, namun keduanya tunduk pada aturan Hukum Kontrak/Hu— kum Perjanjian/Hukum Perikatan. Kedua jenis kontrak tersebut juga harus memenuhi “syarat-syarat sah per}anjian” dan “azas-azas perjanjian”. Disamping itu, meskipun kontrak elektronik kebanyakan berbentuk kontrak stander (kontrak baku) yang sudah ditentukan oleh pihak penjual, kontrak standar tersebut tidak boleh melanggar aturan UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

%d bloggers like this: